Minggu, 15 Desember 2013

Resensi Bahasa Indonesia oleh Wisnu Riza'i

Al-Qur’an Mengajarkan Akhlak Mulia
Wisnu riza’i

Judul buku             : Mengajar Anak Berakhlak Al-Qur’an
Pengarang             : Muhammad Muhyidin   
Penerbit                 : PT REMAJA ROSDAKARYA
Tahun terbit           : 2010
Jumlah halaman   : 209
Tema                     : Al-Qur’an Mengajarkan Akhlak Mulia




Akhlak merupakan kepribadian, personality. Bila orang memahami Al-Qur’an  sejak anak-anak, maka ia akan memiliki akhlak mulia sehingga ia dapat menjadi teladan. Negara kita terpuruk oleh buruknya akhlak  sebagian pemimpin dan pebisnis, rakyat kecil yang mayoritas menderita sampai hari ini dengan masa depan yang masih gelap. Dalam sejarah, tidak ada negara yang hancur karena kebodohan atau karena tidak menguasai sains dan teknologi tetapi, dalam sejarah semua negara yang hancur selalu disebabkan oleh buruknya akhlak.
Pada era modernisasi saat ini banyak sekali anak-anak maupun orang dewasa yang mulai berkurang akhlaknya, mereka tidak memperdulikan apa yang ada disekitarnya. Dalam modernisasi manusia telah kehilangan spontannitas dan kreatifitas, mereka menjadi mesin yang terikat pada kegiatan monoton. Kemajuan sains dan teknologi ternyata bukan mengantarkan manusia untuk mengakui dan meyakini bahwa Allah SWT adalah yang menciptakan alam semesta beserta isinya dan zat yang harus disembah.
 Dalam proses perkembangan pola pikir anak supaya mereka berakhlak mulia maka, sebaiknya orang tua ataupun pendidik membekali mereka dengan ilmu agama yang berlandaskan Al-Qur’an sehingga dengan dasar-dasar itu anak-anak kita akan mampu menghancurkan kemaksiatan-kemaksiatan hidup dan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam yang berakhlakul karimah. “Barang siapa yang mendapat ujian ataupun menderita dalam mengurus anak-anaknya, kemudian dia berbuat baik pada mereka, maka anak-anaknyalah yang akan menjadi penghalang dari siksa api neraka” .
Tidak hanya orang tua yang  memiliki peran penting dalam mendidik anak tetapi guru juga memiliki peran dalam proses pendidikan. Mengajarkan Al-Qur’an berarti mengajarkan kebenaran pada mereka untuk mengawal fitrah anak agar tetap terpelihara sejak usianya masih dini dan agar anak mampu mempertahankan fitrahnya seiring dengan pertumbuhan fisik dan psikisnya ketika ia harus dihadapkan pada kompleksitas kehidupan.
Al-Qur’an adalah petunjuk bagi seluruh manusia, yang dengannya manusia akan mempunyai pedoman dalam hidupnya dan tidak akan tersesat bila menggunakan petunjuk tersebut. Sungguh maha besar Allah SWT, ketika ia berfirman bahwa pada masa yang telah di tentukan (empat bulan) ia telah meniupkan ruh-Nya pada janin, ketika janin yang telah diberikan ruh-Nya maka ia telah menjadi manusia. Oleh karena itu, kita bias memahami bahwa mendidik manusia (bayi sebelum lahir) adalah sesuatu yang bias dilakukan oleh para orang tua.
Buku ini Mengajar Anak Berakhlak Al-Qur’an  menurut saya cocok dibaca oleh semua kalangan, karena dalam buku ini banyak mengandung unsur-unsur pendidikan dan perkembangan yang berdasarkan Al-Qur’an. Memahami Al-Qur’an sejak dini adalah sebagian dari cara yang patut ditempuh dalam mendidik anak agar berakhlak mulia.
            Untuk menunjang potensi anak-anak, kita sebaiknya sebagai  pendidik ataupun orang tua hendaknya membaca buku ini sebagai referensi dalam mendidik anak agar bisa berahklak

Al Qur’an. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar