Al-Qur’an
Mengajarkan Akhlak Mulia
Wisnu
riza’i
Judul buku : Mengajar Anak Berakhlak
Al-Qur’an
Pengarang : Muhammad Muhyidin
Penerbit : PT REMAJA ROSDAKARYA
Tahun terbit : 2010
Jumlah halaman : 209
Tema : Al-Qur’an Mengajarkan Akhlak Mulia
Akhlak merupakan
kepribadian, personality. Bila orang memahami Al-Qur’an sejak anak-anak, maka ia akan memiliki akhlak
mulia sehingga ia dapat menjadi teladan. Negara kita terpuruk oleh buruknya
akhlak sebagian pemimpin dan pebisnis,
rakyat kecil yang mayoritas menderita sampai hari ini dengan masa depan yang
masih gelap. Dalam sejarah, tidak ada negara yang hancur karena kebodohan atau
karena tidak menguasai sains dan teknologi tetapi, dalam sejarah semua negara
yang hancur selalu disebabkan oleh buruknya akhlak.
Pada
era modernisasi saat ini banyak sekali anak-anak maupun orang dewasa yang mulai
berkurang akhlaknya, mereka tidak memperdulikan apa yang ada disekitarnya. Dalam
modernisasi manusia telah kehilangan spontannitas dan kreatifitas, mereka
menjadi mesin yang terikat pada kegiatan monoton. Kemajuan sains dan teknologi
ternyata bukan mengantarkan manusia untuk mengakui dan meyakini bahwa Allah SWT
adalah yang menciptakan alam semesta beserta isinya dan zat yang harus
disembah.
Dalam proses perkembangan pola pikir anak
supaya mereka berakhlak mulia maka, sebaiknya orang tua ataupun pendidik membekali
mereka dengan ilmu agama yang berlandaskan Al-Qur’an sehingga dengan
dasar-dasar itu anak-anak kita akan mampu menghancurkan kemaksiatan-kemaksiatan
hidup dan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam yang berakhlakul karimah. “Barang
siapa yang mendapat ujian ataupun menderita dalam mengurus anak-anaknya,
kemudian dia berbuat baik pada mereka, maka anak-anaknyalah yang akan menjadi
penghalang dari siksa api neraka” .
Tidak hanya orang tua
yang memiliki peran penting dalam
mendidik anak tetapi guru juga memiliki peran dalam proses pendidikan. Mengajarkan
Al-Qur’an berarti mengajarkan kebenaran pada mereka untuk mengawal fitrah anak
agar tetap terpelihara sejak usianya masih dini dan agar anak mampu
mempertahankan fitrahnya seiring dengan pertumbuhan fisik dan psikisnya ketika
ia harus dihadapkan pada kompleksitas kehidupan.
Al-Qur’an adalah
petunjuk bagi seluruh manusia, yang dengannya manusia akan mempunyai pedoman
dalam hidupnya dan tidak akan tersesat bila menggunakan petunjuk tersebut.
Sungguh maha besar Allah SWT, ketika ia berfirman bahwa pada masa yang telah di
tentukan (empat bulan) ia telah meniupkan ruh-Nya pada janin, ketika janin yang
telah diberikan ruh-Nya maka ia telah menjadi manusia. Oleh karena itu, kita
bias memahami bahwa mendidik manusia (bayi sebelum lahir) adalah sesuatu yang
bias dilakukan oleh para orang tua.
Buku
ini Mengajar Anak Berakhlak Al-Qur’an menurut saya cocok dibaca oleh
semua kalangan, karena dalam buku ini banyak mengandung unsur-unsur pendidikan
dan perkembangan yang berdasarkan Al-Qur’an. Memahami Al-Qur’an sejak dini
adalah sebagian dari cara yang patut ditempuh dalam mendidik anak agar
berakhlak mulia.
Untuk menunjang potensi anak-anak,
kita sebaiknya sebagai pendidik ataupun
orang tua hendaknya membaca buku ini sebagai referensi dalam mendidik anak agar
bisa berahklak
Al Qur’an.
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar