SEJARAH HERMENEUTIK
DARI PLATO SAMPAI GADAMER
Judul Buku : Sejarah Hermeneutika dari Plato sampai Gadamer
Nama Penulis : Jean Grondin
Nama
Penerbit : AR-RUZZ MEDIA
Tebal Halaman : 284 halaman
Sejarah
hermeneutika yang ada dalam buku ini adalah sejarah penulisan sumber-sumber
penulisan hermeneutik beserta hiruk-pikuknya di antara para tokoh pendiri dan
pengembang hermeneutik itu sendiri. Sejarah hermeneutika yang menjadi bahasan
utamanya bukanlah sjarah pembentukan hermeneutika, tapi sejarah bagaimana
sumber-sumber hermeneutika itu terbentuk dari mengalami berbagai perdebatan
yang seru di antara para tokoh pendiri dan pengembang itu sendiri. Karena itu,
dalam buku ini terdapat berbagai perdebatan dan kritikan yang bukan hanya dalam
konteks bagaimana hermeneutika itu dibuat dan diciptakan, tapi bagaimana saling
kritik mewarnai gaya penulisan dan bahkan sistematika penulisan sebuah buku yang
menjadi magnum opus dari masing-masing tokohnya. Bahkan persoalan politik di
balik penyusunan sebuah buku hermeneutik pun menjadi bahan sorotan dan kritikan
yang saling memberi pengaruh yang sangat signifkan.
Dari Plato,
Martin Heigdegger, Edmund Husserl, hingga Hans-Georg Gadamer persoalan
hermeneutika ini mendapatkan jalan-jalan rekontruksi-konstruksi,
dekonstruksinya hingga membentuk lingkaran perdebatan tidak pernah habisnya.
Bagaimana serunya kajian ini, tentu Anda harus melacaknya seperti dengan
membaca secara detail apa yang menjadi dukungan buku ini. Silahkan berkerut dan
berperas nalar untuk memahami secara utuh buku ini, karena memang pada dasarnya
hermeneutika meminta kerutan dan perasaan nalar seperti itu. Tanpa itu,
silahkan Anda tutup buku dan jangan pernah lagi berpikir dan memikirkan apa itu
hermeneutika.
Buku ini keseluruhan isinya bagus.
Penggunaan bahasa ilmiah pada tingkatan yang lebih tinggi menandakan bahwa
penulisnya memiliki otoritas ilmiah yang tinggi, Buku ini dilengkapi indeks dan footnote sebagai
bukti bahwa dalam penulisan buku ini didukung oleh sumber-sumber yang ada. Buku
ini juga menggunakan alphabet yunani beserta terjemahannya karena sumber
kajiannya berasal dari filsafat yunani. Secara segi fisik, buku ini sudah bagus
cetakan tulisannya, kertasnya dan dilengkapi desain sampul yang menarik,
bernilai artistik serta sesuai dengan
isinya.
Namun buku ini juga memiliki beberapa
kelemahan yaitu, buku ini tidak dilengkapi dengan biografi penulis yang mampu
memperkenalkan penulis kepada para
pembaca. Buku ini juga tidak dilengkapi daftar pustaka, sehingga menyulitkan
para pembaca untuk mengetahui sumber-sumber kajian dari buku ini karena
mengharuskan pembaca untuk membuka lembar demi lembar untuk membaca
footnotenya. Pada beberapa bagian, ada beberapa paragraf yang sangat gemuk
yakni paragraph memenuhi satu halaman penuh. Bahasa yang digunakannya pun sulit
dipahami para pembaca yang mulai belajar tentang ilmu hermeneutika. Isinya pun
banyak menguras tenaga pikiran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar