Nama: Nurul ‘Ainiyah
NIM:
28331330043
Prodi:
Tasawuf Psikoterapi 1B
Study:
BHS.Indonesia
Judul
buku :
psikologi remaja dan perkembangan peserta didik
Pengarang :muhammad
ali dan muhammad asrori
Penerbit
:jakarta,
bumi aksara
Tahun :februari
2011
Halaman :xi+224
Ukuran :15,5
x 23 cm
Berat :0.26kg
Harga :40.000
MENGENAL SPIKOLOGI REMAJA SEBAGAI PESERTA DIDIK
Psikologi remaja sebagai peserta
didik tidak hanya menjadi tanggungjawab dari seorang guru saja namun orang tua
juga berperan di dalamnyabaik pada masa pendidikan maupun masa pra pendidikan.
Buku
ini,
membahas beberapa pembelajaran terhadap guru maupun orang tua supaya mampu mengenal dan memahami tingkat
perkembangan peserta didik sesuai dengan masa pendidikan SD, SMP, SMA dan
PERGURUAN TINGGI. Hal ini penting karena setiap tingkat pendidikan memiliki
masalah psikologi yang
berbeda-beda dan penanggananya juga memiliki cara-cara
tersendiri. Untuk itu, guru tidak hanya dituntut bisa menciptakan suasana
pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan, tetapi juga mampu menciptakan
metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi psikologi setiap murid. Guru diharapkan
benar-benar mengetahui psikologi perkembangan setiap anak didik yang menjadi
subjek sekaligus objek pendidikan.
Pendidikan
tidak selalu menerapkan teori belajar mengajar di ruang kelas. Pendidikan
merupan satuan yang kompleks untuk meningkatkan kwalitas sumber daya di suatu
negara. Oleh karena itu, ketepatan memilih metode dan pendekatan merupakan
tolak ukur dalam menentukan sukses tidaknya seorang guru menjadikan murid
menjadi generasi yang dapat diandalkan dan dibanggakan.
Beberapa
orang beranggapan bahwa mengajar sebenarnya tidak lebih dari mentransfer ilmu
seorang guru kepada seorang murid atau beberapa murid. Dengan begitu,
terjadilah proses belajar. Tetapi kajian-kajian dalam psikologi menunjukanbahwa proses pembelajaran tidak
sesederhana itu. Seorang guru tidak cukup hanya menguasai ilmu yang akan
diajarkanya, selain itu dituntut memahami kondisi psikologi anak didik yang
dihadapinya.
Seorang
guru perlu menggunakan metode dan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya membuat proses pembelajaran yang nyaman,
tetapi juga memberikan ruang bagi murid untuk berkreatif dan terlibat aktif
ddalam proses pembelajaran. Sehingga aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik
murid pun dapat berkembang secara maksimal dan bersamaan tanpa mengalami
pendistorsian salah satunya.
Buku
ini menyajikan peranan psikologi remaja dan peserta didik dengan memberikan pengertian,
tujuan dan manfaat psikologi perkembangan psesrta didik. Adapun pengertian
psikologi perkembangan peserta didik adalah bidang kajian psikologi
perkembangan yang secara khusus mempelajari aspek-aspek perkembangan individu
yang berada pada tahap usia sekolah dasar, menenggah, keatas sampai keperguruan
tinggi dengan salah satu tujuanya adalah memberikan, mengukur dan menerangkan
perubahan dalam tinggkah laku dan kemampuan yang sedang berkembang sesuai
dengan tinggkat usia dan yang mempunyai ciri-ciri universal, yang berarti
berlaku bagi anak dimana saja dan didalam
berbagai macam lingkungan sosial budaya .
Manfaat
mempelajari perkembangan peserta didik salah satunya adalah seorang guru atau
orang tua bisa memberi harapan yang realitis terhadap anak dan remaja. Ini
penting karena jika terlalu banyak yang di harapkan pada anak usia tertentu,
anak mungkin akan mengembangkan perasaa ketidakmampuannya maka, belajar akan menjadi aktifitas yang membosankan.
Perkembangan tidak terbatas kepada pengertian pertumbuhan fisik seseorang.
Melainkan juga membahas beberapa perubahan yang berlangsung secara terus
menerus dan bersifat tetap dari fungsi-fungsi jasmaniah dan rohaniah, yang
dimiliki individu menuju ke tahap kematangan melalui pertumbuhan dan pembelajaran.
Pertumbuhan
sebagai konsep perkembangan yang berdasarkan kepada perubahan yang bersifat kuantitatif. Hakikat
perkembangan meliputi kematangan sebuah potensi yang di miliki setiap individu
sejak lahir, muncul dan bersatu dengan bakat serta turut mengatur pola
perkembangan tingkah laku individu. Perkembangan mencakup perubahan tetapi
bukan berarti perkembangan. Perubahan didalam perkembangan yang bertujuan untuk
menjadikan orang menyesuaikan diri dengan dengan lingkungan dimana ia hidup.
Konsep
didalam perkembangan peserta didik adalah hukum-hukum perkembangan antara lain:
a. Hukum
kesatuan organis
b. Hukum
tempo perkembangan
c. Hukum
irama (ritme) perkembangan, hukum masa peka
d. Hukum
rekapitulasi
e. Hukum
mempertahankan diri dan mengembangkan diri
f. Hukum
predistinasi
Konsep
dasar berikutnya adalah
fase-fase perkembangan yang dibagi menjadi lima,yaitu:
a. Periodisasi
perkembangan berdasarkan ciri-ciri biologis
b. Periodisasi
perkembangan berdasarkan berdasarkankonsep didaktif
c. Periodisasi
perkembangan berdasarkan ciri-ciri psikologis
d. Periodisasi
perkembangan berdasarkan konsep
e. Periodisasi
perkembangan berdasarkan tugas perkembangan dan konsep islam
Adapun
kendala dalam pembelajaran adalah stress yang meliputi fenomena stress yang
kerap melanda peserta didik yang di akibatkan tuntutan fisik, tuntutan tugas,
tuntutan peran dan tuntutan interpersonal. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi
stress pada peserta didik adalah dengan menciptakan suasana sekolah yang
konduksif, melaksanakan progam pelatihan penanggulangan stress dan mengembang
resiliensi peserta didik. Ini dikarenakan dampak yang ditimbulkan sangat besar
diantaranya terjadi penentangan terhadap guru, anak merasa cemas di sekolah,
dan menganggu prestasi belajar siswa.
Mari kita membaca buku psikologi remaja dan perkembangan
pesrta didik agar kita bisa lebih memahami psikologi remaja sebagai peserta
didik. kurang
lebihnya itulah pembahasan dalam buku psikologi remaja dan perkembangan peserta
didik. Penulis tidak hanya mampu mendeskripsikan secara lugas dan mendalam seputar
karakteristik remaja dan anak didik, tapi juga menjelaskan berbagai metode dan
pendekatan pembelajaran yang cocok sesuai tingkat perkembangan psikologis
masing-masing peserta didik tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar