Kamis, 12 Desember 2013

Resensi Bahasa Indonesia oleh Nurul Ainiyah

            Nama: Nurul ‘Ainiyah
NIM: 28331330043
Prodi: Tasawuf Psikoterapi 1B
Study: BHS.Indonesia

Judul buku : psikologi remaja dan perkembangan peserta didik
Pengarang  :muhammad ali dan muhammad asrori
Penerbit     :jakarta, bumi aksara
Tahun        :februari 2011
Halaman    :xi+224
Ukuran     :15,5 x 23 cm
Berat        :0.26kg
Harga       :40.000

MENGENAL SPIKOLOGI REMAJA SEBAGAI PESERTA DIDIK

            Psikologi remaja sebagai peserta didik tidak hanya menjadi tanggungjawab dari seorang guru saja namun orang tua juga berperan di dalamnyabaik pada masa pendidikan maupun masa pra pendidikan.
 Buku ini, membahas beberapa pembelajaran terhadap guru maupun orang tua supaya mampu mengenal dan memahami tingkat perkembangan peserta didik sesuai dengan masa pendidikan SD, SMP, SMA dan PERGURUAN TINGGI. Hal ini penting karena setiap tingkat pendidikan memiliki masalah psikologi yang berbeda-beda dan penanggananya juga memiliki cara-cara tersendiri. Untuk itu, guru tidak hanya dituntut bisa menciptakan suasana pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan, tetapi juga mampu menciptakan metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi psikologi setiap murid. Guru diharapkan benar-benar mengetahui psikologi perkembangan setiap anak didik yang menjadi subjek sekaligus objek pendidikan.
Pendidikan tidak selalu menerapkan teori belajar mengajar di ruang kelas. Pendidikan merupan satuan yang kompleks untuk meningkatkan kwalitas sumber daya di suatu negara. Oleh karena itu, ketepatan memilih metode dan pendekatan merupakan tolak ukur dalam menentukan sukses tidaknya seorang guru menjadikan murid menjadi generasi yang dapat diandalkan dan dibanggakan.
Beberapa orang beranggapan bahwa mengajar sebenarnya tidak lebih dari mentransfer ilmu seorang guru kepada seorang murid atau beberapa murid. Dengan begitu, terjadilah proses belajar. Tetapi kajian-kajian dalam psikologi menunjukanbahwa proses pembelajaran tidak sesederhana itu. Seorang guru tidak cukup hanya menguasai ilmu yang akan diajarkanya, selain itu dituntut memahami kondisi psikologi anak didik yang dihadapinya.
Seorang guru perlu menggunakan metode dan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya membuat proses pembelajaran yang nyaman, tetapi juga memberikan ruang bagi murid untuk berkreatif dan terlibat aktif ddalam proses pembelajaran. Sehingga aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik murid pun dapat berkembang secara maksimal dan bersamaan tanpa mengalami pendistorsian salah satunya.
Buku ini menyajikan peranan psikologi remaja dan peserta didik dengan memberikan pengertian, tujuan dan manfaat psikologi perkembangan psesrta didik. Adapun pengertian psikologi perkembangan peserta didik adalah bidang kajian psikologi perkembangan yang secara khusus mempelajari aspek-aspek perkembangan individu yang berada pada tahap usia sekolah dasar, menenggah, keatas sampai keperguruan tinggi dengan salah satu tujuanya adalah memberikan, mengukur dan menerangkan perubahan dalam tinggkah laku dan kemampuan yang sedang berkembang sesuai dengan tinggkat usia dan yang mempunyai ciri-ciri universal, yang berarti berlaku bagi anak dimana saja dan didalam  berbagai macam lingkungan sosial budaya .
Manfaat mempelajari perkembangan peserta didik salah satunya adalah seorang guru atau orang tua bisa memberi harapan yang realitis terhadap anak dan remaja. Ini penting karena jika terlalu banyak yang di harapkan pada anak usia tertentu, anak mungkin akan mengembangkan perasaa ketidakmampuannya maka, belajar akan menjadi aktifitas yang membosankan.
Perkembangan tidak terbatas  kepada pengertian pertumbuhan fisik seseorang. Melainkan juga membahas beberapa perubahan yang berlangsung secara terus menerus dan bersifat tetap dari fungsi-fungsi jasmaniah dan rohaniah, yang dimiliki individu menuju ke tahap kematangan melalui pertumbuhan dan pembelajaran.
Pertumbuhan sebagai konsep perkembangan yang berdasarkan kepada perubahan yang bersifat kuantitatif. Hakikat perkembangan meliputi kematangan sebuah potensi yang di miliki setiap individu sejak lahir, muncul dan bersatu dengan bakat serta turut mengatur pola perkembangan tingkah laku individu. Perkembangan mencakup perubahan tetapi bukan berarti perkembangan. Perubahan didalam perkembangan yang bertujuan untuk menjadikan orang menyesuaikan diri dengan dengan lingkungan dimana ia hidup.
Konsep didalam perkembangan peserta didik adalah hukum-hukum perkembangan antara lain:
a.       Hukum kesatuan organis
b.      Hukum tempo perkembangan
c.       Hukum irama (ritme) perkembangan, hukum masa peka
d.      Hukum rekapitulasi
e.       Hukum mempertahankan diri dan mengembangkan diri
f.       Hukum predistinasi
Konsep dasar berikutnya adalah fase-fase perkembangan yang dibagi menjadi lima,yaitu:
a.       Periodisasi perkembangan berdasarkan ciri-ciri biologis
b.      Periodisasi perkembangan berdasarkan berdasarkankonsep didaktif
c.       Periodisasi perkembangan berdasarkan ciri-ciri psikologis
d.      Periodisasi perkembangan berdasarkan konsep
e.       Periodisasi perkembangan berdasarkan tugas perkembangan dan konsep islam
Adapun kendala dalam pembelajaran adalah stress yang meliputi fenomena stress yang kerap melanda peserta didik yang di akibatkan tuntutan fisik, tuntutan tugas, tuntutan peran dan tuntutan interpersonal. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi stress pada peserta didik adalah dengan menciptakan suasana sekolah yang konduksif, melaksanakan progam pelatihan penanggulangan stress dan mengembang resiliensi peserta didik. Ini dikarenakan dampak yang ditimbulkan sangat besar diantaranya terjadi penentangan terhadap guru, anak merasa cemas di sekolah, dan menganggu prestasi belajar siswa.
Mari kita membaca buku psikologi remaja dan perkembangan pesrta didik agar kita bisa lebih memahami psikologi remaja sebagai peserta didik. kurang lebihnya itulah pembahasan dalam buku psikologi remaja dan perkembangan peserta didik. Penulis tidak hanya mampu mendeskripsikan secara lugas dan mendalam seputar karakteristik remaja dan anak didik, tapi juga menjelaskan berbagai metode dan pendekatan pembelajaran yang cocok sesuai tingkat perkembangan psikologis masing-masing peserta didik tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar