Kamis, 12 Desember 2013

Resensi Bahasa Indonesia oleh Solihah

Judul Buku            :  Panji Kaum Sufi Jalan Menuju Derajat Sufi
Penulis                   :  Abu Hasim
                                              Penerbit                 :  MU’JIZAT 
                                                                              (Manivestasi Santri Jawa Barat)
                                              Tahun terbit           : 2012
Tebal Halaman      :  172 hal
Perensensi             : Sholihah




KAJIAN TASAWUF
            Membahas pengertian tasawuf tak ubahnya mengupas sebuah permasalahan yang tak berujung, karena pengertian tasawuf pada hakikatnya mengacu kepada seberapa jauh sang pemberi pengertian memahami arti dan mengamalkan tasawuf itu sendiri. Dasar ajaran tasawuf adalah Al quran dan kehidupan Rosulullah. Tujuannya adalah untuk pembinaan moral serta untuk mencapai derajat arifin, auliya. Mempelajari ilmu tasawuf menurut Imam Ghazali hukumnya fardhu ain. Karena di dalam tasawuf mengajarkan bagaimana tata cara beretika dengan sesama  manusia, lingkungan, dan dengan Allah secara benar. Seorang sufi menggangap bahwa hidup itu bagai berpergian dan mereka menggangap bahwa semua yang ada di dunia ini sebagai tipu daya. Sufi akan selalu menjaga dirinya dari perbuatan tercela dengan cara bersikap jujur, menghargai orang lain, menjalankan ibadah dengan benar, serta menjaga lisannya dari ucapan yang buruk. Sikap seorang sufi ialah selalu sabar, bijaksana, rendah hati, zuhud, wara’, tawadlu. Dalam hidupnya sufi tidak pernah menaruh dendam pada siapapun. Disaat sufi dijahati  sufi membalas dengan kebaikan. Tokoh-tokoh dalam tasawuf diantaranya adalah pertama Imam Ghazali beliau adalah  seorang tokoh terkemuka dalam kancah filsafat dan tasawuf. Kedua Syekh Abdul Qadir Al-Jailani beliau seorang yang berilmu, beraqidah ahlussunnah, dan mengikuti jalan al shalih serta dikenal sebagai orang yang banyak memiliki karomah. Ketiga Syekh Ibnu Atha’illah beliau adalah salah satu tokoh sufi penulis kitab Al Hikam. Keempat Syekh Jalaluddin Rumi beliau mempunyai karya yaitu kumpulan puisi yang terkenal dengan nama Al- Matsnawi Al Maknawi yang isinya mengkritik langkah dan arah filsafat. Kelima Rabi’ah Al- Adawiyah beliau adalah seorang sufi wanita yang terkenal dengan ajaran mahabbahnya. Keenam Sufyan Bin Sa’id At-Tsauri beliau dikenal sebagai orang yang tawadlu, wara’, rakus dalam menuntut ilmu, dan jauh dari penyakit hati. Ketujuh Syekh Abu Yazid Al-Busthami beliau terkenal dengan ajaran tasawuf yaitu fana, baqa’, dan itthihad. Kedelapan Dzun Nun Al Mishri beliau adalah sufi yang pertama menonjolkan konsep ma’rifat. Kesembilan Husain  An-nur  Al- Baghdadi. k esepuluh Syekh Al-Akbar Muhyiddin Ibnu Al-‘Arabi beliau memiliki ajaran metafisis paling mendalam terhadap dunia muslim dan Kristen. Kesebelas Suhrawardin Al-Maqtul beliau sering terkenal dengan sebutan bapak iluminasi. Kedua belas Ibnu Taimiyah. Ketiga belas Ma’ruf Al kurkhi.
            Buku ini memiliki cover yang bagus,gambarnya jelas, dan  kertas yang digunakan juga bagus.  Daftar isinya disusun dengan baik, serta pulisan kata-kata baik tidak ada yang salah dalam pengetikannya. Muqodimahnya menggunakan bahasa yang sopan dan baik sehingga mudah difahami. Isi dalam buku ini cukup baik serta pengetikan kata demi  kata tidak ada yang salah. Serta menggunakan font yang berfariasi sehingga membuat pembaca tidak jenuh dalam membaca.
           Buku ini terlalu kecil,sehingga dalam penjabarannya pun kurang mendetail. Buku ini tidak disertai dengan catatan kaki sehingga pembaca tidak bisa meng etahui dari mana penyusun mengambil sumber-sumber yang digunakan untuk menyusun buku ini. Buku ini tanpa disertai daftar pustaka.

           Buku ini bagus untuk dibaca bagi kalangan mahasiswa, karena di dalamnya membahas tentang pembinaan moral. Didalam buku ini menjelaskan bahwa jujur itu membawa berkah, rahasia berhasil mencari ilmu, menguasai lidah rahasia sukses,dan masih banyak  yang  lainnya untuk kita pelajari dalam buku ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar