Penulis : Abu Hasim
Penerbit : MU’JIZAT
(Manivestasi Santri Jawa Barat)
Tahun terbit : 2012
Tebal Halaman : 172 hal
Perensensi : Sholihah
KAJIAN TASAWUF
Membahas pengertian tasawuf tak
ubahnya mengupas sebuah permasalahan yang tak berujung, karena pengertian
tasawuf pada hakikatnya mengacu kepada seberapa jauh sang pemberi pengertian
memahami arti dan mengamalkan tasawuf itu sendiri. Dasar ajaran tasawuf adalah
Al quran dan kehidupan Rosulullah. Tujuannya adalah untuk pembinaan moral serta
untuk mencapai derajat arifin, auliya. Mempelajari ilmu tasawuf menurut Imam
Ghazali hukumnya fardhu ain. Karena di dalam tasawuf mengajarkan bagaimana tata
cara beretika dengan sesama manusia, lingkungan,
dan dengan Allah secara benar. Seorang sufi menggangap bahwa hidup itu bagai
berpergian dan mereka menggangap bahwa semua yang ada di dunia ini sebagai tipu
daya. Sufi akan selalu menjaga dirinya dari perbuatan tercela dengan cara
bersikap jujur, menghargai orang lain, menjalankan ibadah dengan benar, serta
menjaga lisannya dari ucapan yang buruk. Sikap seorang sufi ialah selalu sabar,
bijaksana, rendah hati, zuhud, wara’, tawadlu. Dalam hidupnya sufi tidak pernah
menaruh dendam pada siapapun. Disaat sufi dijahati sufi membalas dengan kebaikan. Tokoh-tokoh
dalam tasawuf diantaranya adalah pertama Imam Ghazali beliau adalah seorang tokoh terkemuka dalam kancah filsafat
dan tasawuf. Kedua Syekh Abdul Qadir Al-Jailani beliau seorang yang berilmu, beraqidah
ahlussunnah, dan mengikuti jalan al shalih serta dikenal sebagai orang yang
banyak memiliki karomah. Ketiga Syekh Ibnu Atha’illah beliau adalah salah satu
tokoh sufi penulis kitab Al Hikam. Keempat Syekh Jalaluddin Rumi beliau
mempunyai karya yaitu kumpulan puisi yang terkenal dengan nama Al- Matsnawi Al
Maknawi yang isinya mengkritik langkah dan arah filsafat. Kelima Rabi’ah Al-
Adawiyah beliau adalah seorang sufi wanita yang terkenal dengan ajaran
mahabbahnya. Keenam Sufyan Bin Sa’id At-Tsauri beliau dikenal sebagai orang
yang tawadlu, wara’, rakus dalam menuntut ilmu, dan jauh dari penyakit hati.
Ketujuh Syekh Abu Yazid Al-Busthami beliau terkenal dengan ajaran tasawuf yaitu
fana, baqa’, dan itthihad. Kedelapan Dzun Nun Al Mishri beliau adalah sufi yang
pertama menonjolkan konsep ma’rifat. Kesembilan Husain An-nur
Al- Baghdadi. k esepuluh Syekh Al-Akbar Muhyiddin Ibnu Al-‘Arabi beliau
memiliki ajaran metafisis paling mendalam terhadap dunia muslim dan Kristen.
Kesebelas Suhrawardin Al-Maqtul beliau sering terkenal dengan sebutan bapak
iluminasi. Kedua belas Ibnu Taimiyah. Ketiga belas Ma’ruf Al kurkhi.
Buku ini memiliki cover yang
bagus,gambarnya jelas, dan kertas yang
digunakan juga bagus. Daftar isinya
disusun dengan baik, serta pulisan kata-kata baik tidak ada yang salah dalam
pengetikannya. Muqodimahnya menggunakan bahasa yang sopan dan baik sehingga
mudah difahami. Isi dalam buku ini cukup baik serta pengetikan kata demi kata tidak ada yang salah. Serta menggunakan
font yang berfariasi sehingga membuat pembaca tidak jenuh dalam membaca.
Buku ini terlalu kecil,sehingga
dalam penjabarannya pun kurang mendetail. Buku ini tidak disertai dengan
catatan kaki sehingga pembaca tidak bisa meng etahui dari mana penyusun mengambil
sumber-sumber yang digunakan untuk menyusun buku ini. Buku ini tanpa disertai
daftar pustaka.
Buku ini bagus untuk dibaca bagi
kalangan mahasiswa, karena di dalamnya membahas tentang pembinaan moral.
Didalam buku ini menjelaskan bahwa jujur itu membawa berkah, rahasia berhasil
mencari ilmu, menguasai lidah rahasia sukses,dan masih banyak yang lainnya untuk kita pelajari dalam buku ini.
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar