Minggu, 15 Desember 2013

RESENSI BAHASA INDONESIA OLEH RIKA SULISTIANI

 JALAN UNTUK MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH
Rika Sulistiani (2833133047)

Judul Buku        : Terjemahan Maroqil ‘Ubudiyah
Nama Penulis    : Asy Syeikh Muhammad an Nawawy al    Jawi
Nama Penerbit  : Mutiara Ilmu, Surabaya
Tahun Terbit      : 2010
Tebal halaman   : XXVII+254 halaman , 14,5 x 20,1
Harga                : 36.000,-



            Jalan Allah merupakan sebuah ilmu yang memiliki permulaan Syariat dan Thariqat, serta memiliki akhir yang dinamakan Hakikat. Syariat adalah hukum-hukum yang di sampaikan Rasulullah dari Allah berupa hal-hal yang wajib, sunah, haram, makruh dan mubah. Thariqat adalah mengamalkan hal-hal wajib dan sunah, meninggalkan hal-hal yang dilarang yang mubah dan berlebihan,  serta berhati-hati (berlaku wara’) dan melatih diri dengan tidak tidur, lapar, dan diam. Hakikat adalah memahami hakikat segala sesuatu seperti menyaksikan nama-nama dan sifat-sifat Allah, menyaksikan Dzat dan rahasia Al-Qur’an, rahasia-rahasia larangan, kebolehan dan ilmu-ilmu ghaib yang tidak bisa diperoleh dari seorang guru, melainkan dipahami dari Allah. Jadi syariat ibarat kapal yang berlayar, thariqat ibarat lautan dan hakikat adalah mutiaranya. Mutiara tidak bisa diperoleh, kecuali dalam laut dan laut tidak dapat diarungi, kecuali dengan kapal. Syariat dinamakan adat, thariqat dinamakan ubudiyah dan hakikat dinamakan ubudah.
            Adab-adab untuk menuju jalan Allah terbagi menjadi tiga. Pertama adab- adab dalam melakukan ketaatan yaitu iklas dan mengosongkan diri dari cinta dunia. Dan yang termasuk adab ketaatan adalah sebagai berikut: Adab dari bangun tidur yaitu bangun sebelum fajar dan mengawali hari dengan berdzikir kepada Allah. Adab memasuki kamar kecil yaitu hendaknya mendahulukan kaki kiri saat masuk dan kaki kanan saat keluar serta tidak membawa sesuatu yang bertuliskan lafadz Allah. Adab-adab bersuci yaitu adab berwudhu, adab mandi, dan adab bertayamum. Adab menuju Masjid dan Adab memasuki masjid, yaitu saat akan memasuki masjid melepaskan sandal kiri lebih dahulu dan meletakkan kaki kiri diatasnya, kemudian melepaskan sandal kanan dan dahulukan kaki kanan saat melangkah memasuki masjid. Adab dari terbit dan tergelincirnya matahari yaitu apabila matari telah tinggi dan lewat seperempat siang maka di sunnahkan sholat dhuha, setelah itu menggunakan waktu untuk menuntut ilmu agama. Adab ketikat tidur yaitu tidur dengan menghadap kiblat, tidur dengan keadaan suci, dan tidur dalam keadaan tobat. Adab dalam beribadah yaitu adab ketika sholat, adab Imam dan Makmum ketika solat berjam’ah, adab sholat jum’at. Adab ketika berpuasa yaitu menjaga mata dan lisan dari yang diharamkan.
            Kedua adalah adab-adab dalam meninggalkan maksiat yaitu menjaga tubuh dari memandang yang bukan mahramnya, menjaga mata dari memandang aurat wanita, walaupun mahramnya. Menghindari kedurhakaan hati antara lain adalah hasad, kikir, menyukai nikmat dunia, sombong, riya’, dan dusta.
            Ketiga adalah Adab bergaul dengan sang khaliq dan sesama yaitu memperbanyak diam dan dzikrullah, sedikit menyanggah takdir, menenangkan anggota badan dari gerakan sia-sia, memusatkan perhatian  kepada Allah dan tunduk serta takut kepada Allah. Adab seorang guru yaitu tidak terburu-buru dalam melakukan sesuatu, tidak bersikap sombong kepada semua orang, menunjukkan kasih sayang kepada murid, tunduk kepada kebenaran dan mengutamakan tawadhu’. Adapun adab siswa adalah sedikit bicara saat di beri pelajaran oleh guru, tidak berburuk sangka kepada guru, tidak menyanggah pendapat guru dan memberi salam ketika bertemu dengan guru. Adab kepada orang tua yaitu mendengarkan perkataan mereka, mematuhi perintahnya, tidak mengeraskan suara melebihi suara kedua orang tua, tidak bermuka cemberut kepada orang tua dan berusaha untuk mencari keridhaan orang tua. Adab dalam persahabatan yaitu menolong dengan iklas teman yang membutuhkan bantuan, menyimpan rahasia yang disampaikan temannya, menyampaikan sesuatu yang menyenangkan
            Kelebihan dari buku ini adalah pembahasanya singkat dan padat, kertas yang di gunakan untuk cover buku tebal dan menarik,  kertas yang di gunakan untuk materi di hias sehingga menarik dan saat membacanya tidak terlalu bosan.
            Kekurangan Buku ini adalah banyak mengunakan syair-syair yang sulit di pahami dan tidak ada catatan kakinya jadi tidak tahu apakah kutipan atau bukan, dan jika kutipan  tidak tau di kutip dari mana.
            Sebaiknya kita membaca buku ini karena dalam buku ini kita bisa mengetahui jalan menuju Allah beserta perincian adab-adabnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar