Rabu, 18 Desember 2013

RESENSI B. INDONESIA OLEH AHMAD SODIQ
PEMBELAJARAN ILMU ISLAM
AHMAD SODIQ
 (2833133063)
TASAWUF PSIKOTRAPI


Judul buku           : pengantar studi islam
 Nama penulis      : Ngainun Naim
 Nama penerbit    : Gre Publishing
Kota terbit           : Yogyakarta – Indonesia
Tahun terbit          : Oktober 2011
 Tebal halaman     : 227 halaman

 Harga                  :_

         



         Satu langkah yang seyogyanya diperhatikan dalam studi bidang apapun adalah memahami apa yang diplajari. Pemahaman ini penting artinya sebagai karangka acuan,orientasi, dan penentuan langkah strategis. dalam analisis taufik Abdullah, memang terdapat kegamangan dalam penelitian agama. Secara metodologis, penelitian agama akan mengalami kesulitan untuk memosisikan antara dirinya dan masyarakat yang ditelitinya, meskipun ia merupakan bagian dari masarakat dannilai social yang diteliti tersebut.menurut taufik Abdullah, agama sebagai sarana kajian dapat dikategorikan mennjadi tiga, yaitu agama sebagi doktrin, dinamika dan struktur masarakat yang dibentuk oleh agama, dan sikap masarakat pemeluk terhadap doktrin. Metode merupakan caramengerjakan sesuatu (a way of doing something). Sementara pendekatan adalah cara memperlakukan sesuatu (a way of dealing with samething). dengan  demikian, titik pembeda antara metode dengan pendekatan adalah pada aspek perlakuan terhadap objek. Sementara metodologi berasal dari tiga kata yunani, yaitu meta, hetodos, dan logos. Meta berati menuju, melalui, dan mengikuti. Hetotodos berati jalan atau cara. Maka kata metodos (metode) berati jalan atau cara yang harus dilalui untuk mencapai sesuatu. Adanya tujuan akan memudahkan kepada siapa pun yang sedang melakukan sebuah kegiatan atau usaha untuk mencapainya.
        Sejarah awal perkembangan studi islam, studi islam di dunia barat, studi islam didunia timur, dan studi islam di Indonesia. Sesungguhnya sudah berlangsug sejak awal pertumbuhan islam, yakni pada masa nabi muhamad saw. Apa yang dilakukan oleh nabi dan para sahabatnya dari waktu ke waktu merupakan bentuk studi islam yang sesungguhnya. studi islam di barat pada bagian ini secara sederhana di klompokan menjadi dua bagian. Pertama, membahas tentang sejarah dan dinamikaperkembangan studi islam di negeri barat yang dilakukan oleh para mahasiswa Indonesia berserta beberapa tokoh yang memiliki peran penting. Kedua, kondisi studi islam di beberapa universitas di negeri barat. Ditinjau dari perspektif sejarah, setudi yang dilakukan oleh orang Indonesia di barat sudah berlangsung cukup lama. Studi di baratyang dilakukan pada masa itu lebih dilatarblakangi oleh kepentingan politis pemerintah colonial belanda. Tokoh lain yang memiliki peranan penting dalam studi islam di barat ialah  A. Mukti  Ali. Studi islam di negeri belanda dilakukan di beberapa universitas pada fakultas-fakultas tertentu. Memang disana tidak ada fakultas khusus yang memplajari agama islam, tetapi islam diplajari dalam kerangka berbagai disiplin ilmu. Jika dicermati pada dinamika dan perkembangan yang terjadi. Studi islam di barat semenjak abat ke-19 hingga sekarang ditandai oleh—paling tidak—tiga model pendekatan. Pertama, studi islam dengan pendekatan filosofis. Kedua, dengan pendekatan ilmiah. Ketiga, dengan pendekatan fenomenologi. Hampir sama dengan studi islam di barat , studi islam di negeri-negeri timur juga bervariasi. Setudi islam di Indonesia sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Namun demikian, format, orientasi, dinamika dan perkembanganya terus berkembang.
          Secara etomologis, kata al-qur’an merupakan mashdar dari kata qa-ra-a, yang berati “bacaan,” dan “apa yang tertulis padanya”. Al-qur’an adalah kitap sarat dengan kandungan, mulai hukum, akidah, etika, hubungan social dan sebagainya, pada dasarnya mengandung pesan-pesan: masalah tauhid, masalah ibadah, masalah janji dan ancaman, jalan menuju kebahagian, riwayat dan cerita. Asbab al-nuzul adalah hal-hal yang diungkapkan atau dijelaskan hukumnya oleh suatu ayat atau beberapa ayat pada saat ayat itu diturunkan.
         Secara bahasa, hadits berati jadid, lawan dari qodim,artinya yang baru. Selain itu juga berati qorib, berati yang dekat, yang belum lama terjadi. Juga berati khabar, yang brati warta. Peroses  penyampaian hadist yang dilakukan oleh nabi pada awalnya berlangsung secara alamiah dan apa adanya.
         Secara garis besar filsafat dibagi menjadi tiga, yaitu epistemology, ontologi, dan aksiologi. Secara bahasa , bayani bermakna sebagai penjelas, pernyatan, ketetapan. Sedangkan secara terminologis, bayani berati pola piker yang bersumber pada nash, ijma’, dan ijtihad. Jika dikaitkan dengan epistimologi, maka pengertianya adalah studi filosofis terhadap struktur pengetahuan yang menepatkan teks (wahyu) sebagai sebuah kebenaran mutlak. ‘irfani dalam bahasa arab semakna dengan ma’rifah yang diartikan dengan al-‘lim. Berbeda dengan kedua epistemology sebelumnya, sumber epistemology ‘irfani adalah intuisi.
         Ditinjau darisisi etimologi, kata sejarah berasal dari bahasa arab syajarah (pohon) dan dari kata history dalam bahasa inggris berati cerita atau kisah. Fenomenologi merupakan salah satu pendekatan yang unik di antara banyak  pendekatan dalam studi islam. Apa yang menjadi objek studi fenomenologi adalah perbedaan berbagai bidang objek, yang disbut neomata, yaitu ciri-ciri yang membuat kesadaran orang menjadi kesadaran objek-objek.
         Kata hermeneutik  berasal dari kata kerja yunani hermeneuien yang berati mengartikan, menafsirkan, menerjemahkan, bertindak sebagai penafsir. Sosiologi adalah ilmu yang meplajari kehidupan manusia dalam tata kehidupan bersama. Asumsi dasar pendekatan sosiologi terhadap agama adalah bahwa gejala-gejala keagamaan dapat dimengrti dengan menganalisisnya sebagai gejala social, sebagai sesuatu yang tercipta dalam hubungan antara manusia dan karenanya dapat dijelaskan dengan mengunakan teori-teori yang berlaku dalam ilmu social. Dalamkaitan ini, ada beberapa teori sosial yang dapat digunakan sebagai pendekatan dalam melakukan kajian atau penelitian islam, 1. fungsionalisme structural, 2. tindakan, 3. Teori konflik, dan 4. Teori perubahan sosial.
          Hubungan sosial antar umat manusia membuka dua pilihan; harmoni atau konflik. Fundamentalisme menjadi wancana yang balakangan  memperoleh perhatian secara luas. Ada beragam penilaian dan perspektif dalam memahami fenomena fundamentalisme. Wancana hak-hak asasi manusia (HAM) selalu menjadi topic yang menarik. Berbagai persoalan yang timbula di Negara-negara eropa, asia maupun afrika selalu sarat dengan persoalan HAM.
         Kata “demokrasi” merupakan salah satu bentuk simbul dari modernisasi yang dicapai Negara-negara barat setelah mengalami abad renaissance (pencerahan). Demokrasi ini juga sebagai simbol perlawanan rakyat terhadap kekuasaan raja yang bersifat theokraktik despotik pada saat itu.
           Kelebihan buku ini sangat kongrit dan penjabar sangat luas, dalam menerangkan segala sesuatu dalam isi buku ini. Kekurangan buku ini terletak pada kertas dan tulisan kurang memenuhi target pada buku tersebut.

          Saya anjurkan kepada anda untuk membaca buku ini, karena buku ini sangat berpengaruh bagi lingkungan masyarakat dan lingkungan hidup kita, semoga dengan membaca buku ini anda mendapat wawasan yang luas dan berguna bagi ligkungan di sekitar anda dan masyarakat. Semoga sukses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar