MENGETAHUI KEPRIBADIAN ORANG
Salimna Fahrunnisak
Judul Buku : Cara Mudah Membaca Kepribadian Orang
Penulis : Adhe Firmansyah
Penerbit :
StarBooks, Jogjakarta 2012
Tebal Halaman : 180 halaman
Harga : -
Kepribadian adalah tingkah laku yang ditampakkan ke
lingkungan sosial atau kesan mengenai diri yang diinginkan agar dapat ditangkap
oleh lingkungan sosial. Secara umum, kepribadian atau personality berasal dari kata persona.
Kata persona merujuk pada topeng yang
biasa digunakan para pemain sandiwara pada jaman Romawi. Kepribadian menunjuk
pada bagaimana individu tampil dan menimbulkan kesan bagi individu-individu
lainnya.
Tingkah laku manusia dapat dianalisis menjadi tiga aspek,
yaitu: Pertama, Aspek Kognitif (pengetahuan)
meliputi pemikiran, ingatan, khayalan, daya bayang, inisiatif, kreativitas,
pengamatan, dan penginderaan. Aspek ini mempunyai fungsi menunjukkan jalan,
mengarahkan, dan mengendalikan tingkah laku. Selanjutnya Aspek Afektif, adalah aspek kejiwaan yang
berhubungan dengan kehidupan perasaan atau emosi. Sementara itu, hasrat,
kehendak, kemauan, keinginan, kebutuhan, dorongan, dan elemen motivasi lainnya
disebut aspek konatif atau psikomotorik (kecenderungan atau niat
tindak) yang tidak dapat dipisahkan dengan aspek afektif. Sehingga kedua aspek
tersebut sering disebut aspek finalis yang berfungsi sebagai energi atau tenaga
mental yang menyebabkan manusia bertingkah laku. Ketiga, Aspek Motorik berfungsi sebagai pelaksana
tingkah laku manusia seperti perbuatan dan gerakan jasmani lainnya.
Kemudian
tahapan-tahapan terbentuknya kepribadian ialah: masa bayi (infacy), masa kanak-kanak awal (early
childhood), masa pra-sekolah (preschool
age), masa sekolah (school age),
masa remaja (adolescence), masa dewasa
awal (young adulthood), masa dewasa (adulthood), masa hari tua (senescence).
Sedangkan faktor penentu kepribadian meliputi faktor keturunan, faktor
lingkungan, pengaruh budaya, kondisi fisik, nama, penerimaan sosial, serta perubahan
fisik.
Manfaat
dari mengetahui kepribadian antara lain: dapat mengenal sifat seseorang agar mudah
dalam berkomunikasi, dapat mencegah kemungkinan timbulnya masalah pada sikap
dan tingkah laku yang tidak baik, akan lebih mudah memahami seseorang ketika
berada dalam satu masalah yang mengganggu. Metode mengetahui kepribadian ada
tiga jenis yaitu: pertama Myers Briggs Type Indicator (MBTI), ini adalah alat
ukur kepribadian berupa self report
questionnaire yang terdiri atas 100 pertanyaan tentang bagaimana perasaan
dan tindakan seseorang jika dihadapkan pada situasi tertentu. Selanjutnya, Model
Lima Besar: faktor-faktor lima besar mencakup keekstroveran, keramahtamahan, kesadaran, stabilitas emosi, dan terbuka
terhadap hal-hal baru. Metode yang terakhir ialah Enneagram. Enneagram dalam
bahasa Yunani berasal dari kata ennea yang
berarti “sembilan” dan gram berarti
“sebuah gambar”. Enneagram
disimbolkan dengan lingkaran berisi bintang bertitik sembilan.
Tipe kepribadian
seseorang menurut beberapa tokoh: Hippocrates berpendapat bahwa sifat kering
terdapat dalam chole (empedu kuning),
sifat basah terdapat dalam melanchole
(empedu hitam), sifat dingin terdapat dalam
phlegma (lendir), sifat panas terdapat dalam sanguis (darah). Sedangkan menurut Ennegram ada beberapa tipe
yaitu: tipe perfeksionis, penolong,
pengejar prestasi, romantis, pengamat, pencemas, petualang, pejuang, pendamai. Kemudian
menurut John L.Holland: tipe realistik, intelektual, sosial, konvensional,
usaha, artistik. Dan menurut Carl G.Jung: Introversion-Thinking,
Extraversion-Thinking, Introversion-Feeling, Extra-Feeling,
Introversion-Sensation, Extraversion-Sensation, Introversion-Intuiting, Extraversion-Intuiting.
Mengetahui
kepribadian seseorang dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu: membaca kepribadian
dengan melihat pola sidik jari, dengan membaca wajah, melihat tujuh kelebihan
dan kekurangan karakter manusia dilihat dari warna kesukaan, melihat
kepribadian seseorang menurut urutan kelahiran, mengetahui golongan darah
seseorang, mengetahui musik yang disukai, melihat posisi tidur, mengetahui
tanda tangan, melihat karakter melalui model rambut, membaca kepribadian dari tas
yang dipakai, kepribadian berdasarkan huruf awal nama, kepribadian dilihat dari
warna pakaian, kepribadian wanita dari cara berjalan, melihat kepribadian saat
lapar, mengetahui kepribadian saat bersin.
Beberapa
cara membentuk kepribadian yaitu dengan memiliki kepribadian menarik, menjadi
pribadi yang memesona, menjadi orang yang berkepribadian menyenangkan, memiliki
kepribadian baik, membangun daya tarik, menjadi pribadi yang dikagumi, menjadi
pribadi yang menarik lawan jenis, memaklumi keunikan lawan bicara.
Sampul
buku menarik, penuh warna. Namun terdapat kekurangan pada sampul buku tersebut,
yaitu beberapa orang berdiri diatas sebuah buku yang terbuka dan mereka
menginjak buku tersebut. Isi buku memang mudah untuk dipahami akan tetapi,
kurang banyak menjelaskan cara-cara bagaimana memahami kepribadian orang lain. Buku
ini menarik untuk dibaca dan untuk menambah pengetahuan agar lebih mudah
memahami pribadi orang lain. Selamat membaca!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar