Minggu, 15 Desember 2013

Resensi Bahasa Indonesia oleh Salimna Fahrunnisak

MENGETAHUI KEPRIBADIAN ORANG
Salimna Fahrunnisak


Judul Buku      : Cara Mudah Membaca Kepribadian Orang
Penulis                         : Adhe Firmansyah
Penerbit                       : StarBooks, Jogjakarta 2012
Tebal Halaman            : 180 halaman
Harga                          : -





Kepribadian adalah tingkah laku yang ditampakkan ke lingkungan sosial atau kesan mengenai diri yang diinginkan agar dapat ditangkap oleh lingkungan sosial. Secara umum, kepribadian atau personality berasal dari kata persona. Kata persona merujuk pada topeng yang biasa digunakan para pemain sandiwara pada jaman Romawi. Kepribadian menunjuk pada bagaimana individu tampil dan menimbulkan kesan bagi individu-individu lainnya.
Tingkah laku manusia dapat dianalisis menjadi tiga aspek, yaitu: Pertama, Aspek Kognitif (pengetahuan) meliputi pemikiran, ingatan, khayalan, daya bayang, inisiatif, kreativitas, pengamatan, dan penginderaan. Aspek ini mempunyai fungsi menunjukkan jalan, mengarahkan, dan mengendalikan tingkah laku. Selanjutnya Aspek Afektif, adalah aspek kejiwaan yang berhubungan dengan kehidupan perasaan atau emosi. Sementara itu, hasrat, kehendak, kemauan, keinginan, kebutuhan, dorongan, dan elemen motivasi lainnya disebut aspek konatif atau psikomotorik (kecenderungan atau niat tindak) yang tidak dapat dipisahkan dengan aspek afektif. Sehingga kedua aspek tersebut sering disebut aspek finalis yang berfungsi sebagai energi atau tenaga mental yang menyebabkan manusia bertingkah laku. Ketiga, Aspek Motorik berfungsi sebagai pelaksana tingkah laku manusia seperti perbuatan dan gerakan jasmani lainnya.
Kemudian tahapan-tahapan terbentuknya kepribadian ialah: masa bayi (infacy), masa kanak-kanak awal (early childhood), masa pra-sekolah (preschool age), masa sekolah (school age), masa remaja (adolescence), masa dewasa awal (young adulthood), masa dewasa (adulthood), masa hari tua (senescence). Sedangkan faktor penentu kepribadian meliputi faktor keturunan, faktor lingkungan, pengaruh budaya, kondisi fisik, nama, penerimaan sosial, serta perubahan fisik.
Manfaat dari mengetahui kepribadian antara lain:  dapat mengenal sifat seseorang agar mudah dalam berkomunikasi, dapat mencegah kemungkinan timbulnya masalah pada sikap dan tingkah laku yang tidak baik, akan lebih mudah memahami seseorang ketika berada dalam satu masalah yang mengganggu. Metode mengetahui kepribadian ada tiga jenis yaitu: pertama Myers Briggs Type Indicator (MBTI), ini adalah alat ukur kepribadian berupa self report questionnaire yang terdiri atas 100 pertanyaan tentang bagaimana perasaan dan tindakan seseorang jika dihadapkan pada situasi tertentu. Selanjutnya, Model Lima Besar: faktor-faktor lima besar mencakup keekstroveran, keramahtamahan, kesadaran, stabilitas emosi, dan terbuka terhadap hal-hal baru. Metode yang terakhir ialah Enneagram. Enneagram dalam bahasa Yunani berasal dari kata ennea yang berarti “sembilan” dan gram berarti “sebuah gambar”. Enneagram disimbolkan dengan lingkaran berisi bintang bertitik sembilan.
Tipe kepribadian seseorang menurut beberapa tokoh: Hippocrates berpendapat bahwa sifat kering terdapat dalam chole (empedu kuning), sifat basah terdapat dalam melanchole (empedu hitam), sifat dingin terdapat dalam phlegma (lendir), sifat panas terdapat dalam sanguis (darah). Sedangkan menurut Ennegram ada beberapa tipe yaitu: tipe perfeksionis, penolong, pengejar prestasi, romantis, pengamat, pencemas, petualang, pejuang, pendamai. Kemudian menurut John L.Holland: tipe realistik, intelektual, sosial, konvensional, usaha, artistik. Dan menurut Carl G.Jung: Introversion-Thinking, Extraversion-Thinking, Introversion-Feeling, Extra-Feeling, Introversion-Sensation, Extraversion-Sensation, Introversion-Intuiting, Extraversion-Intuiting.
Mengetahui kepribadian seseorang dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu: membaca kepribadian dengan melihat pola sidik jari, dengan membaca wajah, melihat tujuh kelebihan dan kekurangan karakter manusia dilihat dari warna kesukaan, melihat kepribadian seseorang menurut urutan kelahiran, mengetahui golongan darah seseorang, mengetahui musik yang disukai, melihat posisi tidur, mengetahui tanda tangan, melihat karakter melalui model rambut, membaca kepribadian dari tas yang dipakai, kepribadian berdasarkan huruf awal nama, kepribadian dilihat dari warna pakaian, kepribadian wanita dari cara berjalan, melihat kepribadian saat lapar, mengetahui kepribadian saat bersin.
Beberapa cara membentuk kepribadian yaitu dengan memiliki kepribadian menarik, menjadi pribadi yang memesona, menjadi orang yang berkepribadian menyenangkan, memiliki kepribadian baik, membangun daya tarik, menjadi pribadi yang dikagumi, menjadi pribadi yang menarik lawan jenis, memaklumi keunikan lawan bicara.
Sampul buku menarik, penuh warna. Namun terdapat kekurangan pada sampul buku tersebut, yaitu beberapa orang berdiri diatas sebuah buku yang terbuka dan mereka menginjak buku tersebut. Isi buku memang mudah untuk dipahami akan tetapi, kurang banyak menjelaskan cara-cara bagaimana memahami kepribadian orang lain. Buku ini menarik untuk dibaca dan untuk menambah pengetahuan agar lebih mudah memahami pribadi orang lain. Selamat membaca!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar